Pembelajaran Sosiologi Abad 21: Urgensi Asesmen Autentik bagi Peserta Didik

  • Syahrin A
N/ACitations
Citations of this article
85Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan alternatif penilaian autentik pada mata pelajaran Sosiologi berbasis Kurikulum Merdeka Belajar. Saat ini mata pelajaran sosiologi diidentikan dengan mata pelajaran hafalan bagi peserta didik. Untuk itu perlu diterapkannya penilaian autentik. Pendekatan yang digunakan dalam tulisan ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mata pelajaran Sosiologi bagi peserta didik dipahami sebagai pembelajaran mata pelajaran yang tidak hanya sekedar menekankan pemahaman mengenai konsep, namun juga keterampilan dalam kreativitas hingga kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tantangan pendidikan abad 21. Berbagai macam penerapan penilaian autentik dalam bentuk penilaian kinerja, penilaian projek, penilaian produk, penilaian portofolio dan tes uraian memberikan gambaran bahwa setiap bentuk penilaian memiliki karakteristiknya masing-masing sehingga dapat dikolaborasikan dengan setiap materi dalam mata pelajaran sosiologi. Hal ini perlu dilakukan untuk mengasah keterampilan peserta didik berdasarkan keterampilan yang dibutuhkan pada abad 21.Kata kunci: Pembelajaran Sosiologi, Asesmen Auntentik,  Abad 21

Cite

CITATION STYLE

APA

Syahrin, A. A. (2023). Pembelajaran Sosiologi Abad 21: Urgensi Asesmen Autentik bagi Peserta Didik. FOUNDASIA, 14(2), 52–69. https://doi.org/10.21831/foundasia.v14i2.65104

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free