Perbedaan struktur molekul karet alam dengan proses termal koagulan berdasarkan analisis FTIR

  • Achmad F
  • Simbolon Y
  • Sinaga K
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Karet merupakan salah satu sumber daya alam hayati yang sangat potensial dan berlimpah di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa yang terdapat dalam karet setelah dilakukan koagulasi dengan cara termal koagulan. Termal koagulan yang digunakan ada 2 (dua) metode, metode tradisional menggunakan kayu bakar dan modern menggunakan metode modern (oven dilaboratorium). Variasi berat lateks yang digunakan 0,5 kg, 0,75 kg, 1 kg, 1,25 kg, dan 1,5 kg. Kemudian hasil termal koagulan dilakukan uji Fourier Transform Infrared (FTIR) untuk melihat kandungan senyawa yang terdapat di dalam karet. Hasil uji FTIR pada termal koagulan tradisional pada api besar dan sedang serta termal koagulan modern pada oven menunjukkan gugus fungsi khas dari karet yaitu adanya ikatan karbon C-H, C=C dan C-C.

Cite

CITATION STYLE

APA

Achmad, F., Simbolon, Y. M., Sinaga, K. Y., Az-Zahra, S., Yuniarti, R., & Bindar, Y. (2025). Perbedaan struktur molekul karet alam dengan proses termal koagulan berdasarkan analisis FTIR. Jurnal Rekayasa Proses, 19(1), 12–24. https://doi.org/10.22146/jrekpros.11875

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free