Analisis Hard dan Soft Clustering Untuk Pengelompokan Indikator Ketahanan Pangan Indonesia 2021

  • Prastanika W
  • Wijayanto A
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ketahanan pangan adalah suatu kondisi terpenuhinya pangan suatu negara atau perseorangan baik dari segi variasi, kuantitas , kualitas, keamanan, dan gizi. Ketahanan pangan menjadi isu penting yang harus diperhatikan akhir-akhir ini guna mewujudkan salah satu tujuan SDGs. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi-provinsi di Indonesia berdasarkan karakteristik indikator ketahanan pangan dan membandingkan beberapa metode untuk mendapatkan metode pengelompokan yang terbaik. Metode-metode yang dibandingkan yaitu hard clustering (K-Means dan K-Medoids) dan soft clustering (Fuzzy C-Means). Data yang digunakan adalah data sekunder 34 provinsi di Indonesia tahun 2021 dari Badan Pusat Statistik dan lembaga lainnya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa metode K-Means merupakan metode terbaik dalam pengelompokan provinsi-provinsi di Indonesia menurut tingkat ketahanan pangannya. Metode ini membentuk dua klaster yang mayoritas provinsi-provinsi di Indonesia memiliki ketahanan pangan. Klaster pertama terdiri dari 8 provinsi dengan tingkat kerawanan pangan, sedangkan klaster kedua terdiri dari 26 provinsi dengan tingkat ketahanan pangan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prastanika, W. W., & Wijayanto, A. W. (2023). Analisis Hard dan Soft Clustering Untuk Pengelompokan Indikator Ketahanan Pangan Indonesia 2021. Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi (JustIN), 11(4), 596. https://doi.org/10.26418/justin.v11i4.68400

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free