Abstract
Pariwisata terkait dengan liburan, bersenang-senang, study tour dan bisnis. Wisata petualangan sebagai kelompok wisata minat khusus memanfaatkan alam dan budaya sebagai latar belakang untuk menciptakan tantangan dan perhatian khusus pada aktivitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi wisata minat khusus dengan konsep 3A+1I di Situ Rawa Binong, Desa Hegarmukti, Kabupaten Bekasi. Teknik sampel Purposive Sampling dan metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk menemukan analisis tanpa bantuan prosedur statistik dan perhitungan. Wawancara dan pengamatan merupakan alat untuk mendapatkan data primer penelitian ini, sedangkan berbagai sumber tertulis merupakan data sekunder. Teori tersebut didasarkan pada Sinaga (2010), bahwa pengembangan pariwisata memiliki 4 (empat) unsur yaitu atraksi, aksesibilitas, amenitas dan institusi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Situ Rawa Binong, Desa Hegarmukti, Kabupaten Bekasi memiliki potensi wisata minat khusus dengan menggunakan konsep 3A+1I untuk dikembangkan, yaitu ia memiliki ciri khas Atraksi untuk bersaing dengan destinasi sekitarnya, lokasi yang mudah diakses (Aksesibilitas), namun kekurangan Akomodasi (Amenity) serta kerjasama antar-institusi dinilai baik.
Cite
CITATION STYLE
Rustini, R., Widagdyo, K. G., & Maulida, A. R. (2022). IDENTIFIKASI POTENSI WISATA MINAT KHUSUS DENGAN MENGGUNAKAN KONSEP 3A+1I (ATTRACTION, ACCESSIBILITY, AMENITY, INSTITUTION) DI SITU RAWA BINONG DESA HEGARMUKTI KABUPATEN BEKASI. Bisnis Event, 3(12), 89–95. https://doi.org/10.32722/bev.v3i12.5466
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.