ANALISIS MAJAS PADA LIRIK LAGU "TUHAN SEBUT SIA-SIA" KARYA AMIGDALA

  • Desripara K
  • Sobari T
  • Abdurrokhman D
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bahasa merupakan salah satu identitas terpenting dari suatu negara. Karena, bahasa sebagai alat untuk berinteraksi dengan masyarakat. Salah satu bagian dari bahasa yaitu majas. Majas merupakan cara untuk menampilkan atau mengungkapkan diri dalam Bahasa. Majas sering dipakai pada pembuatan karya sastra, seperti puisi, cerpen, naskah, serta novel. Namun, bukan berarti majas dalam kehidupan sehari-hari tidak terpakai. Masyarakat tetap memakainya, tetapi majas lebih sering digunakan untuk remaja Indie  serta pembuatan karya sastra. Dengan pengertian yang telah disampaikan, penelitian ini dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap majas yang terdapat dalam lirik lagu “Tuhan sebut sia-sia” karya Amigdala. Tujuan dari penelitian yang akan dibahas adalah untuk memahami dan mengetahui  majas yang terdapat pada lirik lagu. Penulisan lirik lagu selalu disampaikan dengan gaya Bahasa yang menarik, serta mengandung makna yang indah. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu suatu metode yang sangat efektif bertujuan dapat mendeskripsikan atau menggambarkan suatu fenomena yang ada, baik fenoma alamiah atau fenomena hasil rekayasa, serta menggunakan analisis kajian Stilistika yaitu ilmu yang meneliti gaya Bahasa, analisis makna yang terdapat didalam karya sastra. Dengan menggunakan kajian stilistika, peneliti berusaha untuk mendeskripsikan majas yang terdapat didalam lirik lagu. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah setiap bait lirik lagu pasti tersimpan makna dan majas tertentu, seperti majas simili, majas metafora, serta majas hiperbola.

Cite

CITATION STYLE

APA

Desripara, K. H., Sobari, T., & Abdurrokhman, D. (2022). ANALISIS MAJAS PADA LIRIK LAGU “TUHAN SEBUT SIA-SIA” KARYA AMIGDALA. Parole : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(1), 59–66. https://doi.org/10.22460/parole.v5i1.10601

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free