Abstract
Tekanan penduduk (TP) terhadap lahan pertanian merupakan salah satu parameter dalam klasifikasi DAS.Tingginya tekanan dapat memicu semakin parahnya kerusakan lahan dan berbagai masalah lingkungan. Sub DASCiminyak adalah bagian dari DAS Citarum yang memiliki peranan strategis, sehingga penting diperoleh informasitentang tingkat tekanan penduduk terhadap lahan pertaniannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahuitingkattekananpendudukterhadaplahanpertanianpadamasing-masingkecamatansertapetaspasialpenyebarannya di Sub DAS Ciminyak menggunakan sistem informasi geografis (SIG). Data yang digunakandalam penelitian ini adalah (1) Peta Penggunaan Lahan sub DAS Ciminyak skala 1 : 50.000, (2) Peta AdministrasiKabupaten Bandung dan Bandung Barat Skala 1 : 50.000, (3) Data jumlah penduduk bermata pencaharian sebagaipetani tahun 2015 dan (4) data kependudukan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Badung Barat Tahun 2012 - 2015.Analisis data menggunakan rumus Soemarwoto dan penyajianya dalam bentuk peta. Hasil analisis, apabila tidakmemasukan pendapatan lain diluar sektor pertanian, diperoleh satu kecamatan tekanan penduduk terhadap lahannyaterkategorikan tinggi (tekanan penduduk melebihi batas kemampuan lahannya memenuhi kebutuhan hidupnya).Empat kecamatan terkategorikan sedang (lahan masih cukup memenuhi kebutuhan hidup penduduk) serta satukecamatan terkategorikan ringan (belum terjadi tekanan penduduk terhadap lahan). Apabila memasukkanpendapatan lain diluar sektor pertanian, diperoleh tiga kecamatan memiliki tekanan penduduk terkategorikansedang serta tiga kecamatan terkategorikan ringan.
Cite
CITATION STYLE
Yusup Hidayat, M. Y. H. (2017). PENGARUH TEKANAN PENDUDUK TERHADAP LAHAN PERTANIAN DI SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI YANG DIPULIHKAN (STUDI KASUS PADA SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI CIMINYAK). Jurnal Ecolab, 11(1), 1–13. https://doi.org/10.20886/jklh.2017.11.1.1-13
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.