Pendidikan Islam Perspektif Mohammad Natsir Dan Hasan Langgulung

  • Murni S
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Jurnal ini bertujuan mendapatkan deskripsi tentang pendidikan islam dalam perspektif Mohammad Natsir dan Hasan Langgulung. Subjek jurnal ini fokus pada pemikiran  Muhammad Natsir dan Pendidikan pada masa itu cenderung kepada sistem pendidikan sekuler dan dikotomis, jauh dari sentuhan spiritualisasi. Dalam mengatasi permasalahan ini dibutuhkan untuk menghadirkan tokoh-tokoh muslim yang bergelut dalam pendidikan Islam diantaranya yaitu Mohammad Natsir dan Hasan Langgulung. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui: 1) Konsep pendidikan Islam menurut Mohammad Natsir, 2) Konsep  pendidikan Islam menurut Hasan Langgulung, 3) Persamaan dan perbedaan konsep pendidikan Islam menurut Mohammad Natsir dan Hasan Langgulung. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (Library Reseahch). Data yang sudah terkumpul kemudian diinterpretasikan kembali dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Pada artikel ini konsep pendidikan Islam menurut Mohammad Natsir dan Hasan Langgulung difokuskan kepada empat unsur yaitu mengenai tujuan pendidikan, materi pendidikan, metode pendidikan dan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara substansi tujuan pendidikan menurut Mohammad Natsir dan Hasan Langgulung memiliki perbedaaan yaitu, Jika Natsir supaya peserta didik menyembah kepada Allah SWT. akan tetapi Langgulung itu pembentukan insan yang saleh yang beriman kepada Allah SWT. dan Rosul-Nya dan pembentukkan masyarakat yang saleh yang mengikuti petunjuk agama Islam dalam segala urusannya. Mereka sepakat bahwa tidak membedakan ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum dalam materi pendidikan. Namun, Natsir menambahkan dengan pendidikan keterampilan untuk menghasilkan output yang mandiri. Dari segi metode, ketika menghendaki peserta didik yang senantiasa beribadah kepada Allah SWT. Menurut Natsir lebih banyak menerapkan metode cerita dan keteladanan, sedangkan Langgulung tidak membicarakannya secara spesifik, serta dalam hal pendidik Natsir lebih mengutamakan kompetensi kepribadian daripada kompetensi lainnya, sedangkan Langgulung lebih mengutamakan kompetensi professional. Kata Kunci: Perbandingan Pendidikan Islam; M. Natsir; Hasan Langgulung.This journal aims to obtain a description of Islamic education in the perspective of Mohammad Natsir and Hasan Langgulung. The subject of this journal focuses on the thought of Muhammad Natsir and Education at that time tended to secular and dichotomised education systems, far from the touch of spiritualization. In addressing this problem it is necessary to bring in the Muslim figures who struggle in Islamic education among them Mohammad Natsir and Hasan Langgulung. This research uses a library method. (Library Reseahch). The data collected is then reinterpreted using descriptive analysis methods. In this article, the concept of Islamic education according to Mohammad Natsir and Hasan Langgulung is focused on four elements, namely on the purpose of education, educational material, methods of education and educators. It is the creation of a righteous man who believes in Allah and His Messenger, and the formation of a good people who follow the guidance of Islam in all their affairs.

Cite

CITATION STYLE

APA

Murni, S. (2024). Pendidikan Islam Perspektif Mohammad Natsir Dan Hasan Langgulung. Jurnal Staika: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan, 7(2), 77–91. https://doi.org/10.62750/staika.v7i2.109

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free