Dinamika dan Tantangan Implementasi Supervisi Klinis dalam Meningkatakan Profesianalisme Tenaga Pendidik

  • Widyasari N
  • Husein M
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan dinamika dalam implementasi supervisi klinis guna meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik di MA Mukhtar Syafa’at. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumentasi. Informan kunci meliputi pengawas pendidikan, kepala sekolah, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan beberapa tantangan utama dalam pelaksanaan supervisi klinis, di antaranya perbedaan persepsi antara pengawas dan guru mengenai tujuan supervisi, kurangnya keterampilan pengawas dalam memberikan umpan balik konstruktif, serta tingginya beban kerja guru yang membatasi partisipasi dalam supervisi. Selain itu, ditemukan bahwa supervisi klinis sering kali dianggap sebagai formalitas administrasi tanpa memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan profesional guru. Observasi juga mengungkapkan bahwa meskipun pendekatan reflektif mulai diterapkan, pelaksanaannya sering tidak konsisten. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi pengawas untuk meningkatkan kompetensi supervisi, pengintegrasian supervisi klinis dengan jadwal kerja guru, serta pengembangan panduan supervisi yang relevan dengan konteks lokal. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan strategis untuk meningkatkan efektivitas supervisi klinis dan mendukung profesionalisme pendidik secara berkelanjutan.This study aims to identify challenges and dynamics in the implementation of clinical supervision to improve the professionalism of educators at MA Mukhtar Syafa'at school. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection through in-depth interviews, direct observation, and documentation analysis. Key informants include educational supervisors, principals, and teachers. The results of the study indicate several major challenges in the implementation of clinical supervision, including differences in perception between supervisors and teachers regarding the purpose of supervision, lack of supervisor skills in providing constructive feedback, and high teacher workloads that limit participation in supervision. In addition, it was found that clinical supervision is often considered an administrative formality without providing a significant impact on teacher professional development. Observations also revealed that although the reflective approach has begun to be applied, its implementation is often inconsistent. This study recommends the need for ongoing training for supervisors to improve supervision competency, integration of clinical supervision with teacher work schedules, and development of supervision guidelines that are relevant to the local context. These findings are expected to provide strategic insights to improve the effectiveness of clinical supervision and support educator professionalism in a sustainable manner.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widyasari, N., & Husein, M. (2025). Dinamika dan Tantangan Implementasi Supervisi Klinis dalam Meningkatakan Profesianalisme Tenaga Pendidik. AKSI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(3), 239–254. https://doi.org/10.37348/aksi.v3i3.644

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free