Abstract
Afghanistan merupakan negara di Asia yang memiliki sejarah panjang. Pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, Afghanistan mengalami masa kelam. Pemerintahan mereka diintervensi oleh negara asing. Lebih dari itu, Afghanistan sempat dikuasai oleh kelompok ekstrimis yaitu Taliban. Taliban menguasai Afghanistan dan menguasai sebagian besar wilayah Afghanistan, sehingga membuat Afghanistan menjadi negara yang rawan konflik. Bahkan Afghanistan menduduki peringkat dua terbawah sebagai negara yang rentan akan konflik. Hal itu disebabkan oleh berbagai macam hal. Namun, usaha untuk modernisasi Afghanistan tidaklah berhenti. Proses modernisasi berjalan bersama dengan demokratisasi. Meskipun masih terdapat kekurangan di berbabagi sektor seperti Hak Asasi Manusia, kesetaraan gender, kebebasan pers, dan lain sebagainya, Afghanistan telah menuju jalan yang benar. Artikel ini membahas mengenai sejarah Islam dan politik di Afghanistan, meliputi perjalanan dalam mendirikan negara, usaha modernisasi, dan harapan demokratisasi di Afghanistan. Artikel ini menggunakan metode sejarah dan pendekatan politik, sehingga akan mampu melihat peristiwa sejarah dan politik di Afghanistan dari sudut pandang politik. Kata Kunci: Afghanistan, sejarah, demokratisasi, politik, Islam.
Cite
CITATION STYLE
Fanani, M. F., & Andri, A. (1970). Sejarah Islam dan Politik di Afghanistan. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam, 21(2), 91–112. https://doi.org/10.19109/tamaddun.v21i2.9681
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.