Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kebusukan Telur Menggunakan Metode Fuzzy Logic Berbasis Mikrokontroler Arduino Nano 328

  • Christover D
  • Panca T.S. A
  • Purnomo J
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
82Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Telur merupakan salah satu sumber protein bagi masyarakat Indonesia dan selalu menjadi pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Hal ini dikarenakan pengolahannya yang praktis dan harganya yang cenderung relatif murah jika dibandingkan dengan sumber protein hewani lainnya. Saat ini kebutuhan telur ayam nasional telah mencapai 65% dengan didominasi oleh kategori telur ayam ras. Diprediksi bahwa kebutuhan telur secara nasional akan meningkat hingga tahun 2021 sebesar 4,87% dengan tingkat konsumsi sebesar 4,18% per tahun. Meskipun seperti itu, dalam pemilihan jenis telur yang berkualitas dari produsen, penjual dan terhadap konsumen masih terbilang konvensional dan belum terjamin apakah telur tersebut layak dikonsumsi atau tidak sehingga diperlukan adanya metode baru yang lebih efisien dan mengetahui ciri-ciri kualitas telur yang baik. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dibentuklah sebuah alat praktis yang mudah digunakan bagi pedagang konvensional. Alat ini bekerja dengan menggunakan sensor BH1750 dan MQ-2 sebagai parameter dalam penentuan telur busuk yang kemudian diolah dengan menggunakan mikrokontroller Arduino-nano, selanjutnya pengolahan data tersebut menggunakan kecerdasan buatan fuzzy logic berdasarkan parameter yang telah disusun dari fungsi keanggotaan setiap parameter yang telah didapatkan dari sensor. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengumpulan informasi terlebih dahulu, lalu melakukan survei ke lokasi yang berupa pasar tradisional untuk mencari telur yang diambil secara acak dengan pengujian 3 sampel telur.Berdasarkan hasil dari tiga kali pengujian terhadap 3 sampel telur yang diambil secara acak,didapatkan bahwa telur 2 dengan nilai Ro sebesar sebesar 4,29 K.Ohm, 4,53 K.Ohm dan 4,79 K.Ohm dan memiliki nilai intensitas cahaya sebesar 10,00 lux dan 5,00 lux adalah telur yang memiliki kualitas terbaik dibandingkan dengan 2 telur lainnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Christover, D., Panca T.S., A. Y., Purnomo, J. A., & Yusup, M. M. (2019). Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kebusukan Telur Menggunakan Metode Fuzzy Logic Berbasis Mikrokontroler Arduino Nano 328. JST (Jurnal Sains Terapan), 5(1). https://doi.org/10.32487/jst.v5i1.584

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free