Abstract
Penurunan angka pendapatan sektor UMKM pada bidang makanan yang cukup besar tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti kondisi ekonomi yang tidak menentu, fenomena infodemik, dan regulasi PSBB yang membuat masyarakat mempertimbangkan kembali pilihannya dalam membeli dan makan di luar rumah. Seiring usaha yang terus terganggu dan perubahan konsumsi pelanggan, pemilik UMKM bidang makanan didorong untuk memastikan kelangsungan usaha mereka dengan melihat kemungkinan baru, model usaha baru dan menanamkan cara “New Normal” untuk keberlanjutan, serta menjaga eksistensi usahanya. Tujuan penelitian ini adalah melihat peranan komunikasi pemasaran terpadu terhadap UMKM dalam menjaga eksistensi saat pandemic covid-19. Metode yang digunakan adalah literature. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi pemasaran dalam meningkatkan kepercayaan didukung degan penggunaaan New Media terkhusus pada media sosial antara lainnya Facebook, IG, Twitter, Tiktok dan sebagainya. Sebgai pemasar tentu harus dapat menggunakan New Media seoptimal mungkin agar mencapa tujuan.
Cite
CITATION STYLE
Lani, O. P., & Firdaus, N. (2022). Peran Komunikasi Pemasaran Terpadu Terhadap UMKM Dalam Menjaga Eksistensi Saat Pandemic Covid-19. Tamwil, 8(1). https://doi.org/10.31958/jtm.v8i1.5765
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.