Abstract
Perubahan fisiologis tubuh secara alami terjadi pada usia lanjut dengan berbagai permasalahan kesehatan, salah satunya adalah perubahan postur tubuh dengan posisi kepala berada di depan bahu dan tidak sejajarnya acromion dengan meatus auditori eksternal atau disebut dengan Forward Head Posture (FHP). Semakin bertambahnya usia mempengaruhi tingkat keparahan FHP yang berdampak pada risiko jatuh yang semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara forward head posture dengan risiko jatuh pada lansia di Kelurahan Untia Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross secrional dengan jumlah sampel 67 lansia yang berusia 60 tahun keatas. Pengumpulan data didapatkan secara langsung dengan cara pengambilan data primer melalui pengukuran forward head posture dengan alat ukur craniovertebral angel (CVA) dan risiko jatuh menggunakan Timed Up and Go Test (TUGT). Hasil penelitian pada analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan positif (searah) antara variabel forward head posture dengan risiko jatuh dengan tingkat korelasi yang kuat (p <0,05 dan nilai r = 0,647). Terdapat hubungan yang signifikan anatara forward head posture dengan risiko jatuh pada lanjut usia di Kelurahan Untia Kota Makassar. Kata kunci: Lansia; forward head posture; risiko jatuh
Cite
CITATION STYLE
Salatong, I. A., Ita Rini, & Meutiah Mutmainnah Abdullah. (2023). Hubungan antara Forward Head Posture dengan Risiko Jatuh pada Lanjut Usia di Kelurahan Untia Kota Makassar. Indonesian Journal of Physiotherapy, 3(1), 26–38. https://doi.org/10.52019/ijpt.v3i1.6272
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.