Abstract
Permasalahan sampah plastik yang tidak ditangani dan dikelola secara optimal dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kuat tekan dan nilai penyerapan air paving block berbahan plastik yang didesain menggunakan variasi campuran V50-50 (50% pasir, 50% Plastik), V25-75 (25% pasir, 75% plastik) dan V0-100 (0% pasir, 100% plastik) dari total proporsi campuran paving block. Metode yang dilakukan dengan melelehkan plastik jenis PP (Polypropylene) plastik gelas mineral, dicampur dengan pasir berdasarkan variasi, dicetak sesuai ukuran paving block dan dijadikan sampel uji berbentuk dadu. Hasil uji kuat tekan rata-rata menunjukkan bahwa sampel dengan kode V25-75 memiliki nilai kuat tekan yang relatif lebih tinggi dibandingkan V50-50 dan V0-100. Nilai kuat tekan rata-rata sampel dengan kode V25-75 sebesar 11.53 MPa, disusul dengan kode V50-50 sebesar 9.63 MPa, dan yang terendah adalah kode V0-100 sebesar 3.70 MPa. Nilai kuat tekan dipengaruhi oleh persentase optimal antara pasir dan plastik, plastik berfungsi sebagai bahan pengikat pasir dalam campuran paving block. Persentase nilai serapan air akan terus menurun seiring dengan penambahan limbah plastik pada campuran paving block, V50-50 sebesar 1.44, V25-75 sebesar 0.88 dan V0-100 sebesar 0.16. Penelitian ini diharapkan diaplikasikan oleh masyarakat untuk membuat produk paving block, sehingga dapat mengurangi jumlah sampah plastik secara global.
Cite
CITATION STYLE
Mustakim, M., Asrul, A., & Virlayani, A. (2023). PAVING BLOCK TANPA SEMEN BERBAHAN LIMBAH PLASTIK. JURNAL TEKNIK SIPIL CENDEKIA (JTSC), 4(2), 595–604. https://doi.org/10.51988/jtsc.v4i2.133
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.