Abstract
Semakin tingginya kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan terutama jenjang anak usia dini khususnya yang berbasis islam membuat banyak bermunculan sekolah PAUD yang berlandaskan islam. Akan tetapi kenyataannya saat ini masih kurang sekali edukasi tentang manajemen pendidikan islam yang baik sehingga beberapa sekolah ada yang melaksanakan manajemen ini asal menerapkannya saja tanpa tahu konsep dari manajemen itu sendiri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahuai dan menganalisis manajemen pendidikan islam di PAUD khsusunya di RA Asy-Syahriyah. Pendektan yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan jenis penelitian wawancara terpusat (focused intervews). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan islam telah di terapkan di RA Asy-Syahriyah. Penerapan manajemen pendidikan islam berdasarkan pandangan peneliti bahwa masih belum begitu terstruktur dan maksimal dalam pelaksanaannya. Hal ini disebabkan karena kurangnya personel guru dan staf yang ada di RA Asy-Syahriyah. Jumlah guru di RA Asy-Syahriyah hanya berjumlah 6 orang, sehingga staf bidang administrasi perkantoran dikerjakan oleh guru yang ada atau biasanya rangkap jabatan. Selain itu, keadaan pandemi membuat mobilitas para guru terhambat dan kegiatan pembelajaran terbatas. Meskipun begitu, pihak sekolah tetap berusaha memberikan manajemen pendidikan islam yang terbaik.
Cite
CITATION STYLE
Shafa, F., & Sachun, M. F. (2022). IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PASCA PANDEMI COVID-19 DI RAUDHATUL ATFAL. Preschool, 3(2), 55–63. https://doi.org/10.18860/preschool.v3i2.15685
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.