Potensi Pengembangan Blue Sukuk sebagai Pembiayaan Inovatif bagi Sektor Kelautan Indonesia

  • Iqbal Irfany M
  • Slamet Rusydiana A
  • Nurhalim A
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Risalah ini mengidentifikasi beberapa faktor prioritas dalam penerbitan dan pengembangan Sukuk Biru (blue sukuk), sebagai salah satu instrumen keuangan syariah inovatif dan berkelanjutan. Terdapat tiga kriteria pengembangan sukuk biru di Indonesia yakni: (i) aspek atau landasan dalam kerangka pengembangannya; (ii) infrastruktur yang akan digunakan sebagai dasar penerbitannya (underlying project); dan (iii) pemangku kepentingan yang terlibat. Risalah ini merekomendasikan urutan landasan terpenting dalam pengembangan sukuk biru adalah: penguatan regulasi, underlying asset yang layak, investor, dan koordinasi antar lembaga. Adapun infrastruktur yang potensial menjadi underlying penerbitan Sukuk Biru misalnya pengembangan desa nelayan terpadu serta pengadaan kapal nelayan besar yang ramah lingkungan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Iqbal Irfany, M., Slamet Rusydiana, A., & Nurhalim, A. (2022). Potensi Pengembangan Blue Sukuk sebagai Pembiayaan Inovatif bagi Sektor Kelautan Indonesia. Policy Brief Pertanian, Kelautan Dan Biosains Tropika, 4(3). https://doi.org/10.29244/agro-maritim.v4.i3.6

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free