Pengembangan Kualitas Bumdes : Dengan Pendekatan Model Tetrapreneur Di Desa Randusanga Wetan

  • Firmansyah F
  • R D
  • Tabrani T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Satuan wilayah terendah dalam lembaga ketatanegaraan Indonesia adalah desa. Setelah “UU Desa”, pembangunan desa memasuki era baru yang diharapkan dapat mendorong kemandirian sosial, ekonomi, politik dan budaya desa. Dengan kata lain, desa diberikan otonomi (kebebasan) untuk memerintah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mendampingi, membimbing, mengawasi BUMDes dan mensosialisasikan strategi pengembangan BUMDes melalui model Tetrapreneur dan pengembangannya melibatkan perguruan tinggi dan perbankan. Bentuk kewenangan pemerintah terkait dengan kemandirian masyarakat desa adalah melalui pembentukan Badan Usaha Desa (BUMDes) yang memberdayakan masyarakat desa untuk mengelola sumber dayanya sendiri secara mandiri dan adaptif. BUMDes merupakan lembaga ekonomi kerakyatan yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, BUMDes perlu mengoptimalkan sumber dayanya untuk kepentingan masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Firmansyah, F., R, D. N., Tabrani, T., R, T. B., Muttaqin, I., & Mubarok, A. (2023). Pengembangan Kualitas Bumdes : Dengan Pendekatan Model Tetrapreneur Di Desa Randusanga Wetan. Journal of Social Work and Empowerment, 2(3), 151–156. https://doi.org/10.58982/jswe.v2i3.337

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free