Klenteng Su San Yee di Kelurahan Banjar Jawa, Buleleng, Bali (Sejarah dan Strukturnya sebagai Potensi Media Pendidikan Multikultur)

  • Prasada I
  • Arta K
  • Yasa I
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) sejarah berdirinya Klenteng Su San Yee di Kelurahan Banjar Jawa, Buleleng, Bali, (2) struktur Klenteng Su San Yee di Kelurahan Banjar Jawa, Buleleng, Bali, dan (3) potensi Klenteng Su San Yee sebagai media pendidikan multikultur. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian sejarah yang terdiri dari Heuristik, Kritik Sumber / Verifikasi, Intepretasi, dan Historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Klenteng Su San Yee diresmikan pada tahun 1985 dan mendapat reaksi positif dari masyarakat Bali khususnya di Kelurahan Banjar Jawa , terdapat aspek fisik dan non fisik di dalam bangunan Klenteng Su San Yee. Ada pun potensi Klenteng Su San Yee sebagai media pendidikan multikultur dapat dilihat dari akulturasi terhadap tradisi serta ornament klenteng, akulturasi yang dapat dilihat meliputi penggunaan canang sari, Hiong Lu pemujaan terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa, ukiran Bali, sertanya adanya gamelan dan tari bali. Selain itu, aspek multikultur dalam klenteng juga dapat dilihat dari aspek keagamaan, aspek sosial, dan aspek budaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prasada, I. A. D., Arta, K. S., & Yasa, I. W. P. (2022). Klenteng Su San Yee di Kelurahan Banjar Jawa, Buleleng, Bali (Sejarah dan Strukturnya sebagai Potensi Media Pendidikan Multikultur). Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(2), 14–27. https://doi.org/10.23887/jjps.v10i2.42277

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free