Penggunaan Kalium Feri Sianida Untuk Pengolahan Serum Ikterik

  • Sujono S
  • Sistiyono S
  • Widada S
N/ACitations
Citations of this article
73Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sampel yang buruk memberikan hasil pemeriksaan laboratorium yang tidak valid. Ada beberapa alasan yang dapat menyebabkan sampel tidak layak untuk diperiksa. Alasan yang paling sering menyebabkan adalah hemolisis, ikterus dan lipemia pada serum dan plasma yang dapat menyebabkan interferensi pada pemeriksaan laboratorium. Serum ikterik adalah serum yang berwarna kuning coklat akibat adanya hiperbilirubinemia (peningkatan kadar bilirubin dalam darah). Serum ikterik dapat mempengaruhi pengukuran pada panjang gelombang 400-500 nm. pemeriksaan yang didasarkan pada reaksi oksidase atau peroksidase, seperti glukosa, kolesterol, trigliserida dan asam urat. Kalium Ferrisianida (K3Fe[CN]6) ditambahkan untuk mengoksidasi bilirubin menjadi biliverdin sebelum dilakukan pemeriksaan, dan dapat menurunkan gangguan penyerapan cahaya. Kalium ferri sianida dapat menurunkan kadar bilirubin total (p=0.000) pada serum ikterik. Ada perbedaan hasil pemeriksaan kolesterol total (p=0.000), triglyserid (p=0.019), glukosa (p=0.001), proteim total (p=0.011), albumin (p=0.004), globulin (p=0.002), creatinin (p=0.011), ureum (p=0.014), SGOT (p=0.007), SGPT (p=0.030) dan alkali fosfatse (p=0.002) pada serum ikterik yang ditambahkan dan tidak ditambahkan kalium ferri sianida. Keywords:

Cite

CITATION STYLE

APA

Sujono, S., Sistiyono, S., & Widada, S. T. (2023). Penggunaan Kalium Feri Sianida Untuk Pengolahan Serum Ikterik. Jurnal Analis Kesehatan, 12(1), 13. https://doi.org/10.26630/jak.v12i1.3813

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free