Deteksi Molekuler Virus Chikungunya pada Nyamuk Aedes aegypti Menggunakan Metode Two Step RT PCR

  • Sativa A
  • Kusmintarsih E
  • Ambarningrum T
N/ACitations
Citations of this article
47Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Demam Chikungunya adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus Alphavirus dari familia Togaviridae dengan gejala postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat (arthalgia). Penyakit Chikungunya dapat ditularkan ke manusia melalui nyamuk vektor Aedes aegypti. Kejadian Luar Biasa (KLB) Chikungunya di Indonesia pertama kali dilaporkan pada tahun 1973 di Samarinda dan kemudian menyebar ke berbagai wilayah lainnya. Data surveil menunjukkan hampir setiap tahun terjadi KLB di berbagai wilayah di Indonesia. Pada tahun 2013 terjadi kejadian KLB Chikungunya  di Purwokerto Utara, khususnya wilayah Bancarkembar dan Grendeng. Hingga saat ini belum ditemukan obat ataupun vaksin untuk mencegah penyakit Chikungunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui infeksi virus Chikungunya pada nyamuk dewasa Ae. aegypti. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive Parameter yang diamati adalah positif nyamuk yang terinfeksi virus Chikungunya. Analisis data secara deskriptif dengan mengamati kemunculan pita DNA pada UV Transilluminator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amplikon cDNA CHIKV tidak terdeteksi dengan metode Two step RT-PCR. Kata Kunci : Aedes aegypti, Chikungunya, DNA, Vektor

Cite

CITATION STYLE

APA

Sativa, A. R., Kusmintarsih, E. S., & Ambarningrum, T. B. (2020). Deteksi Molekuler Virus Chikungunya pada Nyamuk Aedes aegypti Menggunakan Metode Two Step RT PCR. BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, 2(2), 218. https://doi.org/10.20884/1.bioe.2020.2.2.1834

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free