Abstract
Pengabdian masyarakat dengan tajuk pencegahan eksploitasi seksual anak selama masa pandemi ini dilatarbelakangi oleh peningkatan angka kasus eksploitasi seksual pada anak secara signifikan yang dilakukan secara daring selama masa pandemi COVID-19. Selama pemerintah menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh, sebagian besar anak waktunya dihabiskan di rumah tentu dengan gawai yang terhubung dengan internet. Tanpa disadari semakin lama anak akan merasa jenuh dan kesepian, di sisi lain sering kali orang tua atau anggota keluarga tidak melakukan pengawasan secara optimal penggunaan gawai pada anak. Tingginya risiko anak berselancar internet dan bertemu orang asing melalui media sosial berpengaruh pula pada tingginya risiko anak menjadi korban predator anak di dunia maya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri atas sosialisasi dan pendampingan konseling secara daring dengan sasaran orang tua murid dan guru sekolah dasar di SDN Sidotopo 1 Surabaya. Adapun capaian dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah kelompok sasaran mengalami peningkatan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap fenomena eksploitasi seksual pada anak secara daring terutama di masa pandemi Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan hasil evaluasi yang menunjukan peningkatan secara signifikan dan kepuasan akan layanan pendampingan konseling sebesar 90%. Ke depan, diharap kegiatan pengabdian masyarakat ini akan mencapai cangkupan sasaran kelompok yang lebih luas.
Cite
CITATION STYLE
Mamuaya, C. L., Poerwanti, S. D., & Suud, M. (2021). SOSIALISASI PENCEGAHAN EKSPLOITASI SEKSUAL ANAK SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI SURABAYA. Abdimas Galuh, 3(2), 517. https://doi.org/10.25157/ag.v3i2.6212
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.