Abstract
Tujuan: Mengetahui hubungan faktor kompensasi dan motivasi tenaga keperawatan terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sungai Lilin.Metode: Metode penelitian menggunakan desain crossectional dengan sampel sebanyak 43 reponden yang merupakan perawat di RSUD Sungai Lilin. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji chi-square.Hasil: Hasil penelitan diperoleh terdapat hubungan yang signifikan antara kompensasi dengan kinerja perawat (p-value = 0,028) dan terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kinerja perawat (pvalue = 0,007). Kompensasi dan motivasi diperkirakan menjadi risiko terjadinya kinerja yang kurang baik pada perawat di RSUD Sungai lilin, berdasarkan hasil analisis diperoleh prevalence ratio sebesar 1,522 (95% CI: 1,041-2,224) artinya ketika seorang perawat mendapatkan kompensasi yang rendah makan berisiko 1,533kali untuk memiliki kinerja yang kurang baik, sedangkan untuk motivasi diperoleh prevalence ratio sebesar 1,744 (95% CI: 1,099-2,767), artinya ketika perawat mempunyai motivasi kerja yang rendah maka berisiko 1,744 kali untuk mempunyai kinerja yang kurang baik.Simpulan: Kinerja yang baik dapat membantu perawat untuk mencapai tujuan dengan lebih baik, sehingga adanya kompensasi yang tinggi dan motivasi yang tinggi diharapkan dapat meningkatkan kinerja perawat RSUD Sungai Lilin.Kata kunci: Kinerja, Kompensasi, Motivasi
Cite
CITATION STYLE
Nazilah, N., Misnaniarti, M., & Windusari, Y. (2020). ANALISA HUBUNGAN PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TENAGA KEPERAWATAN TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUNGAI LILIN. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 7(1), 47–53. https://doi.org/10.32539/jks.v7i1.12244
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.