Abstract
Perdamaian yang berkesinambungan merupakan cita-cita utama negara dengan kemajemukan besar seperti Indonesia. Upaya konkret yang dapat dilakukan untuk mencapai perdamaian tersebut adalah melalui proses pendidikan, yaitu dengan menjangkau dan melatih kelompok-kelompok dalam masyarakat agar memiliki pengetahuan dan keterampilan perdamaian. Sasaran strategis yang perlu dijangkau adalah kelompok remaja, mengingat kelompok usia ini adalah generasi penerus bangsa dalam beberapa dekade mendatang. Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sekolah Lentera Harapan (SLH) Curug dinilai perlu mendapatkan pendidikan keterampilan perdamaian karena sekolah ini berada di daerah padat penduduk dan dikelilingi masyarakat yang beragam. Selain itu, SLH Curug berada di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten yang adalah area penyangga ibu kota negara. Siswa SLH Curug rentan terpapar potensi konflik yang datang dari Jakarta. Kegiatan pengabdian masyarakat terlaksana dalam bentuk pelatihan partisipatoris yang melibatkan seluruh siswa dalam kegiatan-kegiatan yang interaktif. Terdapat sembilan modul yang dilatihkan kepada para siswa. Kegiatan menggunakan pendekatan konstruktivisme melalui ragam metode, yaitu: bercerita, bermain peran, curah pendapat, dinamika kelompok, diskusi, dramatisasi, kerja kelompok, studi kasus, dan visualisasi. Berdasarkan hasil pre-test, post-test, evaluasi fasilitator, dan evaluasi peserta, kegiatan berjalan dengan baik. Para siswa pun memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai konflik dan perdamaian.
Cite
CITATION STYLE
Lung, F. D. L., Poluan, P. G., Pandjaitan XIV, Q. G. B., & Pattinussa, J. M. Y. (2022). PELATIHAN KETERAMPILAN PERDAMAIAN DAN RESOLUSI KONFLIK UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) SEKOLAH LENTERA HARAPAN CURUG, KABUPATEN TANGERANG. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 5, 1–10. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v5i0.1596
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.