Abstract
Tren era digital saat ini memberi indikasi peluang bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui data kenaikan prosentase pengguna internet dan media sosial di Indonesia dilakukan justifikasi bagi terbentuknya sistem aktivitas interaktif-transaksional. Dalam sistem tersebut individu terikat secara sosial untuk berbagi informasi dan pengetahuan. Ini merupakan landasan pendekatan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas dimana sistem aktivitas interaktif-transaksional dalam formasi kolektif “diintervensi” melalui berbagai kegiatan bernilai ekonomis untuk membentuk modal sosial-ekonomi masyarakat. Pendekatan ini dipakai oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Katolik Musi Charitas Palembang melalui kegiatan “Pelatihan Pembuatan Sabun Mandi Beraroma Kopi” dengan mitra warga masyarakat sebanyak 50 (lima puluh) orang terafiliasi pada sebuah organisasi sosial keagamaan Gereja Katolik di Desa Banyu Urip, Kecamatan Tanjung Laga, Kabupaten Banyu Asin, Sumatera Selatan. Hasil kegiatan berupa peningkatan: (1) Kesadaran partisipatif dan kontributif individual dalam keanggotaan organisasional (aspek sosial) ; (2) Kapasitas kreatifitas menemukan obyek baru bernilai ekonomis (aspek ekonomi kreatif), dan ; (3) Komitmen berbagi pengetahuan yang terarah kepada pembentukan modal sosial masyarakat kreatif (aspek sosial-ekonomi).
Cite
CITATION STYLE
Heri, I., Josephine Tyra, M., Lina, L., Riyanto, A., Gunady Ony, J., & Fernando, A. (2022). Pendekatan Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Komunitas Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Mandi Beraroma Kopi. Jurnal Abdimas Musi Charitas, 6(1), 64–70. https://doi.org/10.32524/jamc.v6i1.480
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.