Penyimpangan Maksim Kesopanan dalam Film Tilik Karya Wahyu Agung Prasetyo (Kajian Pragmatik)

  • Mangkudilaga E
  • Surana S
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bahasa adalah alat yang digunakan oleh manusia untuk sarana berkomunikasi atau  melaukan kejadian tutur. Namun terkadang peserta tutur malah mendistorsi terjadinya tuturan dengan maksud tertentu, seperti menyimpang dari prinsip kesantunan. Film “Tilik” menarik untuk dikaji karena dalam tuturan para tokohnya banyak ditemukan bentuk tuturan yang memperhatikan maksim kesopanan dan menyimpang dari maksim kesopanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bentuk-bentuk penyimpangan maksim kesopanan yang terjadi dalam film pendek “Tilik” karya Wahyu Agung Prasetyo. Dalam perjalanan studi ini, akan dijabarkan dengan menggunakan pendekatan Pragmatik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian terdiri dari kata, frasa, dan kalimat dalam percakapan para tokoh dalam film “Tilik” yang sesuai dengan topik penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan metode transkrip, dan menggunakan teknik menyimak dan mencatat. Hasil penelitian ini yaitu bentuk-bentuk penyimpangan maksim kesopanan, diantaranya (1) penyimpangan maksimum kebijaksanaan, (2) penyimpangan maksim kedermawanan, (3) penyimpangan maksim pujian, (4) penyimpangan maksim kerendahan hati, (5) penyimpangan kepatutan maksimum, dan (6) penyimpangan maksim simpati. Dari hasil dan pembahasan tersebut, penyimpangan tuturan paling banyak di temukan pada penyimpangan prinsip kesopanan bab maksim pujian.; Kata Penting : Maksim Kesopanan, Tilik, Pragmatik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mangkudilaga, E. B., & Surana, S. (2022). Penyimpangan Maksim Kesopanan dalam Film Tilik Karya Wahyu Agung Prasetyo (Kajian Pragmatik). JOB (Jurnal Online Baradha), 18(3), 1137–1156. https://doi.org/10.26740/job.v18n3.p1137-1156

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free