Etnomatematika pada bangunan Tabut Bansal Bengkulu

  • Wulandari A
  • Risnanosanti R
  • Ramadianti W
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep matematika yang terdapat pada bangunan Tabut Bansal Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilaksanakan di tempat pembuatan Tabut Bansal yang berlokasi di Kelurahan Tengah Padang, Kota Bengkulu. Subjek dari penelitian ini adalah seorang pembuat Tabut Bansal kelompok Tengah Padang, Kota Bengkulu yang merupakan anggota Kerukunan Keluarga Tabut Bengkulu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dalam penelitian ini dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap struktur bangunan Tabut Bansal. Identifikasi konsep matematika pada bangunan Tabut Bansal dilakukan melalui observasi yang selanjutnya diperdalam melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi untuk memastikan keberlakuan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bangunan Tabut Bansal merupakan sebuah kotak dengan hiasan indah dari kain motif batik dan kaligrafi. Bangunan Tabut Bansal menunjukkan bahwa terdapat konsep matematika yaitu persegi, pengukuran, persegi panjang, kekongruenan, kesebangunan, dan refleksi. Temuan konsep matematika tersebut dapat dikembangkan menjadi bahan ajar seperti modul, LKPD berbasis Tabut, dan lain-lain.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wulandari, A., Risnanosanti, R., & Ramadianti, W. (2024). Etnomatematika pada bangunan Tabut Bansal Bengkulu. Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 46–60. https://doi.org/10.33654/math.v10i1.2653

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free