Prevalensi sindroma Down di wilayah Priangan pada tahun 2015 Prevalence of Down syndrome at the Priangan area in 2015

  • Nurwahidah S
  • Suwondo W
  • Sasmita I
N/ACitations
Citations of this article
78Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan: Sindroma Down adalah kelainan genetik yang disebabkan oleh kelebihan kromosom 21 atau trisomi yang menyebabkan keterbatasan fisik, motorik, serta intelektual, dan sering terjadi dengan insidensi 1:1000 kelahiran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana prevalensi Sindroma Down di Wilayah Priangan pada Tahun 2015. Metode: Deskriptif dengan survey. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik cluster random sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan pendekatan wilayah, dan wilayah yang dipilih dalam penelitian ini adalah wilayah priangan yang terdiri atas Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Sumedang, Garut, Tasik, Ciamis, Pangandaran dan Banjar. Data didapatkan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, RSUD wilayah Priangan dan yayasan POTADS. Hasil: hasil penelitian diperoleh 459 jiwa mengalami Sindroma Down atau 0,07 % dari total populasi. Terdiri atas 55,89 % berjenis kelamin laki-laki, dan 45,11 % perempuan. Simpulan penelitian ini adalah Prevalensi Sindroma Down di Wilayah Priangan masih tergolong rendah yaitu 0,07 %

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurwahidah, S., Suwondo, W., & Sasmita, I. S. (2017). Prevalensi sindroma Down di wilayah Priangan pada tahun 2015 Prevalence of Down syndrome at the Priangan area in 2015. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 29(3). https://doi.org/10.24198/jkg.v29i3.15950

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free