ANALISIS NILAI TAHANAN PADA GARDU INDUK AKIBAT PENGARUH AIR HUJAN

  • Sitompul G
  • Haloho C
  • Napitupulu J
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pembumian adalah salah satu elemen kunci dalam melindungi sistem tenaga. Perbedaan pembacaan tahanan tanah pada jenis tanah berbatu disebabkan oleh kemasaman dan kadar air  tanah. Sumatera Utara memiliki dampak yang signifikan terhadap keamanan sistem pentanahan yang terpasang. Penelitian dilakukan  dengan mengukur tiga titik batang elektroda yang dimasukkan dan menganalisis nilai tanah gardu induk. Pengukuran dilakukan secara individual, tidak  paralel, pada nilai tahanan arde 3000 ohm, pada tipe arde berbatu dengan menggunakan elektroda stick. Panjang elektroda tongkat adalah 3,2 meter dan jarak masing-masing elektroda adalah 2 meter. Dari hasil survey diketahui bahwa nilai tanah terukur sebelum hujan sekitar 2,69Ω, dan nilai tanah setelah hujan sekitar 2,06Ω. Dari hasil pengujian dan hasil analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kelayakan operasi dan kondisi keselamatan sistem pentanahan gardu induk sangat aman dan menguntungkan

Cite

CITATION STYLE

APA

Sitompul, G., Haloho, C., Napitupulu, J., & Siburian, J. (2023). ANALISIS NILAI TAHANAN PADA GARDU INDUK AKIBAT PENGARUH AIR HUJAN. JURNAL TEKNOLOGI ENERGI UDA: JURNAL TEKNIK ELEKTRO, 12(1), 44. https://doi.org/10.46930/jteu.v12i1.2846

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free