Abstract
This study aims to examine the implementation of Total Quality Management (TQM) and its impact on teacher productivity at Pondok Pesantren (Ponpes) Albarkah. Using a quantitative approach and descriptive-correlational design, the study involved 25 purposively selected teachers as the sample. Data were collected through questionnaires, interviews, and documentation. The results indicate a high level of TQM implementation at Ponpes Albarkah, particularly in continuous improvement and full involvement aspects. Supporting factors, such as organizational culture and management commitment, as well as barriers like limited facilities and administrative workload, influenced the success of TQM implementation. Correlation analysis shows a positive and significant relationship between TQM implementation and teacher productivity, with a contribution of 52% to productivity variability. Teachers at Ponpes Albarkah showed a positive perception of TQM, although some expressed concerns about additional administrative tasks. The positive impact of TQM on student learning outcomes is also reflected in the increased productivity of teachers, enabling them to adapt teaching methods to students' needs. Several strategies are suggested to optimize TQM implementation, including enhanced training, simplification of administrative workloads, and improved educational facilities. With optimal TQM implementation, the quality of education at Ponpes Albarkah is expected to improve continuously, supporting teacher productivity and meeting students' learning needs more effectively.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Total Quality Management (TQM) dan pengaruhnya terhadap produktivitas guru di Pondok Pesantren (Ponpes) Albarkah. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif-korelasi, penelitian ini melibatkan 25 guru sebagai sampel yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TQM di Ponpes Albarkah berada pada tingkat yang tinggi, terutama pada aspek perbaikan berkelanjutan dan keterlibatan penuh. Selain itu, faktor-faktor pendukung, seperti budaya organisasi dan komitmen manajemen, serta hambatan, seperti keterbatasan fasilitas dan beban administratif, turut memengaruhi keberhasilan penerapan TQM. Analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara penerapan TQM dan produktivitas guru, dengan kontribusi sebesar 52% terhadap variabilitas produktivitas. Guru di Ponpes Albarkah menunjukkan persepsi yang positif terhadap TQM, meskipun ada beberapa keluhan terkait tambahan beban administratif. Dampak positif TQM terhadap kualitas hasil belajar santri juga tercermin dari produktivitas guru yang meningkat, sehingga metode pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan santri. Beberapa strategi diusulkan untuk mengoptimalkan penerapan TQM, termasuk peningkatan pelatihan, penyederhanaan beban administratif, dan peningkatan fasilitas pendidikan. Dengan penerapan TQM yang optimal, diharapkan kualitas pendidikan di Ponpes Albarkah dapat terus meningkat, mendukung produktivitas guru, serta memenuhi kebutuhan belajar santri secara lebih efektif.
Cite
CITATION STYLE
Wanda, A. A. (2024). Total Quality Management Dan Pengaruhnya Terhadap Produktivitas Guru Di Ponpes Albarkah Sumenep. El-Idare: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 10(2), 151–160. https://doi.org/10.19109/elidare.v10i2.25287
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.