GENERASI Z DAN NILAI-NILAI YANG DIPERSEPSIKAN DARI ORANGTUANYA

  • Alfaruqy M
N/ACitations
Citations of this article
406Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengkonstruksi nilai-nilai dan proses sosialisasi nilai remaja generasi Z yang dipersepsikan berasal dari orangtuanya. Penelitian indigenous psychology ini menggunakan pendekatan grounded theory. 202 subjek yang terkategorisasi sebagai remaja, generasi Z, dan berstatus mahasiswa dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai yang dipersepsikan berasal dari orangtuanya ialah nilai personal (42,92%), nilai interpersonal (31,14%), nilai ketuhanan (17,86%), dan nilai politik-budaya (8,11%). Nilai kebangsaan yang disosialisasikan oleh orangtua dari yang terkuat ke yang terlemah yaitu ketuhanan, kemanusiaan, demokrasi, keadilan sosial, dan nasionalisme. Remaja generasi Z mempersepsi bahwa proses sosialisasi nilai dari orangtua didominasi oleh pembiasaan perilaku yang mencerminkan nilai tertentu, yang diikuti dengan pengingatan kembali pada perilaku, pemberian keteladanan, pelibatan diskusi dua arah, ajakan bersama pada perilaku tertentu, pelibatan diskusi satu arah, serta pemberian reward dan punishment. Penelitian berimplikasi pada kebijakan yang mendorong peran orangtua dalam proses sosialisasi nilai-nilai mulia dalam keluarga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alfaruqy, M. Z. (2022). GENERASI Z DAN NILAI-NILAI YANG DIPERSEPSIKAN DARI ORANGTUANYA. PSYCHE: Jurnal Psikologi, 4(1), 84–95. https://doi.org/10.36269/psyche.v4i1.658

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free