ANALISIS MISKONSEPSI SISWA DAN ALTERNATIF REMEDIASINYA PADA KONSEP SUHU DAN KALOR

  • M. Kapul
  • V. Lantik
  • K.A. Astiti
N/ACitations
Citations of this article
193Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis miskonsepsi siswa pada konsep suhu dan kalor kemudian menentukan alternatif remediasi miskonsepsi tersebut. Jenis penelitian ini ialah penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan dengan mengkaji sebelas jurnal nasional hasil identifikasi miskonsepsi suhu dan kalor, pemuaian, kalor laten, Asas black,dan perpindahan kalor. Pada konsep suhu dan kalor, miskonsepsi yang biasanya terjadi adalah siswa  menganggap suhu dan kalor merupakan dua hal yang sama. Pada konsep pemuaian, miskonsepsi yang biasanya terjadi adalah diameter benda mengecil saat memuai. Pada konsep Asas black, kalor mengalir dari air kebesi. Pada konsep kalor laten, mengungkap semakin besar kalor lebur maka semakin cepat perubahan wujut zat. Pada konsep perpindahan kalor, siswa mendefinisikan bahwa penggaris besi akan menyimpan kalor atau menyerap suhu yang lebih baik daripada penggaris kayu. Miskonsepsi demikian diatasi dengan pendekatan pembelajaran yang efektif. Alternatif remediasi miskonsepsi yang efektif ialah dengan menggunakan model pembelajaran Mindscaping. model pembelajaran ini terbukti mereduksi miskonsepsi siswa

Cite

CITATION STYLE

APA

M. Kapul, V. Lantik, & K.A. Astiti. (2023). ANALISIS MISKONSEPSI SISWA DAN ALTERNATIF REMEDIASINYA PADA KONSEP SUHU DAN KALOR. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran IPA Indonesia, 13(1), 17–23. https://doi.org/10.23887/jppii.v13i1.56275

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free