Pemanfaatan Panas Limbah Sekam Padi pada Proses Pengeringan Gabah

  • Sami M
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengeringan (drying) zat padat yaitu  penghilangan sejumlah zat cair di dalam zat padat hingga mencapai suatu nilai terendah yang dapat diterima. Pada penelitian ini, proses pengeringan terhadap gabah dilakukan dengan cara mengalirkan udara yang telah mendapat panas dari hasil pembakaran limbah sekam padi ke dalam kolom pengeringan melalui pipa tembaga berbentuk koil. Pengaturan laju alir fluida panas dan penggunaan waktu pengeringan dapat mempengaruhi kehilangan susut massa dan kadar air pada bahan hasil pengeringan dengan kadar air awal 27,11 %. Pengeringan dengan laju alir fluida panas 140 L/menit dan penggunaan waktu pengeringan  3  jam  memberikan  susut  massa  sebesar  7,68  %  dan  pada  pada sedangkan pada laju alir udara panas 180 L/menit yaitu  9,37 %. Kadar air pada laju alir fluida panas 140 L/menit dengan waktu pengeringan 5 jam diperolah susut massa 14,12 % sedangkan pada laju alir fluida panas 180 L/menit yaitu 13,85 %.Kata Kunci:  pengeringan, laju fluida panas, kadar air, susut massa

Cite

CITATION STYLE

APA

Sami, M. (2016). Pemanfaatan Panas Limbah Sekam Padi pada Proses Pengeringan Gabah. Jurnal Sains Dan Teknologi Reaksi, 9(2). https://doi.org/10.30811/jstr.v9i2.142

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free