Abstract
Plasmodium knowlesi (P. knowlesi) telah dikenal sebagai penyebab kelima infeksi malaria pada manusia setelah P. vivax, P. falciparum, P. malariae, dan P. ovale. Epidemiologi dan gambaran klinis penyakit ini telah banyak dibahas, namun hanya pada beberapa studi, sejak kasusnya meningkat di Divisi Kapit, Sarawak, Malaysia pada tahun 2004. Penelitian skala besar mengenai angka pasti kejadian penyakit ini di Asia tenggara penting untuk dilakukan. Oleh karena siklus hidupnya yang singkat, jumlah parasit dalam darah dapat cepat meningkat, sehingga infeksi P. knowlesi berpotensi menjadi penyakit yang berat. Aspek patofisiologi penyakit ini masih belum begitu jelas terutama terkait bagaimana sampai timbulnya malaria berat seperti yang terjadi pada infeksi P. falciparum. Deteksi dini menggunakan pemeriksaan molekuler merupakan baku emas diagnosis malaria knowlesi. Walaupun berbagai macam obat antimalaria masih sensitif terhadap infeksi P. knowlesi, tatalaksana
Cite
CITATION STYLE
Asmara, I. G. Y. (2019). Infeksi Malaria Plasmodium knowlesi pada Manusia. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 5(4). https://doi.org/10.7454/jpdi.v5i4.224
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.