Chair Sit and Reach Test Untuk Mengetahui Gangguan Fleksibilitas Otot Pada Lansia di Puskesmas Mulyorejo, Kota Malang

  • Artha L
  • Irawan D
  • Gamar G
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gangguan feksibilitas pada lansia. Pada fase ini lansia akan mengalami beberapa kemunduran salah satunya penurunan fleksibilitas otot. Fleksibilitas merupakan kemampuan tubuh untuk mampu menggerakkan secara maksimal dari lingkup gerak pada persendian tanpa adanya keterbatasan. Fleksibilitas tubuh akan menurun seiring dengan bertambahnya usia sehingga terjadi perubahan-perubahan pada tubuh. Penurunan fleksibilitas pada lansia dapat diukur dengan menggunakan alat ukur berupa chair sit and reach test. Test ini dilakukan menggunakan kursi, kemudian lansia diminta untuk duduk diujung kursi dengan satu kaki diluruskan, lalu tangan menggapai ujung jari kaki. Setelah dilakukan chair sit and reach test pada lansia di puskesmas Mulyorejo didapatkan hasil lebih dari 50% lansia mengalami penurunan fleksibilitas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Artha, L. P., Irawan, D. S., & Gamar, G. (2025). Chair Sit and Reach Test Untuk Mengetahui Gangguan Fleksibilitas Otot Pada Lansia di Puskesmas Mulyorejo, Kota Malang. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(4), 3419–3423. https://doi.org/10.59837/r3faq856

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free