Komunikasi Konvergen Dan Energi Sosial Budaya Kreatif Masyarakat Pedesaan Kabupaten Timor Tengah Utara Dalam Mengatasi Kemiskinan

  • Matoneng O
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemiskinan adalah masalah bagi sebagian orang di Provinsi Nusa Tenggara Timur, terutama di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Untuk mengatasi masalah ini, masyarakat pedesaan di Kabupaten TTU memiliki tradisi yang sejalan dengan konsep energi sosial-budaya kreatif yaitu tradisi "tok tabua" (duduk bersama) dan "meup tabua" (bekerja bersama), yang memprioritaskan tindakan partisipatif dalam aktivitas atau kegiatan apa pun. Penelitian ini menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi energi sosial-budaya kreatif masyarakat pedesaan di Kabupaten TTU dalam mengatasi kemiskinan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sebanyak 90 responden dipilih secara cluster sampling dari Desa Tamkesi, Desa Ainiut dan Desa Noeltoko. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder. Data dianalisis menggunakan uji Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi sosial budaya kreatif dikondisikan oleh karakteristik masyarakat, peran tokoh masyarakat dengan modal sosial yang kuat sehingga terwujud dalam suatu mekanisme konvergensi komunikasi. Namun, di lain sisi hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dan perhatian pemerintah sangat penting dalam mengembangkan konsep energi sosial-budaya kreatif yakni melalui tradisi dan budaya masyarakat pedesaan di Kabupaten TTU.

Cite

CITATION STYLE

APA

Matoneng, O. W. (2020). Komunikasi Konvergen Dan Energi Sosial Budaya Kreatif Masyarakat Pedesaan Kabupaten Timor Tengah Utara Dalam Mengatasi Kemiskinan. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(01), 94–103. https://doi.org/10.46937/18202028612

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free