Optimalisasi Kapasitas Kader dalam Pemantauan MP-ASI dan Pmba sebagai Upaya Peningkatan Status Gizi Balita

  • Anita A
  • Ahyanti M
  • Sutrio S
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Pertumbuhan balita dipengaruhi oleh praktik pemberian gizi yang tepat, terutama pada masa transisi dari ASI eksklusif ke MP-ASI dan praktik PMBA. Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam edukasi, pemantauan, dan pendampingan keluarga. Memperkuat peran kader melalui kegiatan pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Bandar Agung, Lampung Tengah pada 28 Agustus 2025 dengan sasaran 38 kader Posyandu. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi, dan praktik lapangan, dengan tahapan persiapan modul pelatihan, penyampaian materi MP-ASI dan PMBA, pendampingan praktik pemantauan dan konseling, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan observasi keterampilan. Menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader dalam pemantauan gizi balita serta penerapan praktik MP-ASI dan PMBA. Meskipun dampak jangka pendek terhadap status gizi balita belum optimal, keberhasilan program ini menegaskan pentingnya monitoring berkelanjutan, evaluasi berkala, dan dukungan sistemik untuk mencapai tujuan jangka panjang perbaikan gizi anak secara berkesinambungan. Kata Kunci: Edukasi, Kader, MP-ASI, Pemantauan  ABSTRACT Toddler growth is strongly influenced by proper nutritional practices, particularly during the transition from exclusive breastfeeding to complementary feeding (MP-ASI) and infant and young child feeding (PMBA) practices. Posyandu cadres play a strategic role in providing education, monitoring growth, and supporting families. To strengthen the role of cadres through structured training activities. This community service activity was conducted at Posyandu within the working area of Bandar Agung Health Center, Central Lampung, on August 28, 2025, involving 38 Posyandu cadres. The implementation methods included interactive lectures, demonstrations, simulations, and field practice. The stages consisted of training module preparation, delivery of MP-ASI and PMBA materials, assistance in monitoring and counseling practice, and evaluation using pre-tests, post-tests, and skills observation. The program showed an increase in cadres’ knowledge, attitudes, and skills in monitoring toddler nutrition and implementing MP-ASI and PMBA practices. Although the short-term impact on toddler nutritional status was not optimal, the program’s success highlights the importance of continuous monitoring, periodic evaluation, and systemic support to sustainably achieve long-term improvements in child nutrition. Keywords: Education, Cadres, Complementary Feeding, Monitoring

Cite

CITATION STYLE

APA

Anita, A., Ahyanti, M., & Sutrio, S. (2025). Optimalisasi Kapasitas Kader dalam Pemantauan MP-ASI dan Pmba sebagai Upaya Peningkatan Status Gizi Balita. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(10), 5225–5235. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i10.22677

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free