FANATISME DAN KONFORMITAS KOREAN WAVE PADA REMAJA

  • Anisa Agustanti
N/ACitations
Citations of this article
203Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Korean Wave sebuah istilah yang diberikan untuk tersebarnya budaya Pop di Indonesia saat ini, fenomena Korea melanda generasi muda terutama remaja Indonesia yang memiliki banyak dampak negatif. Remaja harus bisa merevolusi mental dan juga menjadi agent of change untuk membuat Indonesia semakin baik, dan sebuah bagian masa dari perjalanan kehidupan yang utuh yaitu bagian  dari masyarakat yang senantiasa bisa melakukan banyak kontribusi kebaikan, ditinggikan, optimistis dan pandai. Penelitian ini menggunakan metode Systemic Literatur Review dengan cara mengumpulkan sebanyak mungkin sumber baik itu jurnal, buku yang berkaitan dengan topic penelitian Hasil penelitian menunjukkan fanatisme dan konformitas Korean wave pada Remaja yang membentuk perilaku kesetiaan yang tergabung dalam kelompok atau komunitas, dukungan dan perhatian yang ditunjukkan , dan keyakinan atau pandangan yang menonjol tentang objek Remaja yang menggemari  Korean Wave bisa diupayakan tidak berperilaku fanatik dan konformitas yang negatif seperti berperilaku ekstrim kepada idola, membuat komunitas dengan ciri khas kegemaran yang sama pada Korean wave dan jadikanlah perilaku fanatik dan konformitas remaja yang positif agar masyarakat dapat menerima hal tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anisa Agustanti. (2022). FANATISME DAN KONFORMITAS KOREAN WAVE PADA REMAJA. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pendidikan Islam, 3(1), 51–65. https://doi.org/10.19105/ec.v3i1.5326

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free