Nurturing Togetherness: Unraveling Communication Dynamics in Javanese Family Relations between Husbands and Wives

  • Suparno B
  • Indah S
  • Hasanah K
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The dynamics of couples' relationships significantly impact a family's unity and harmony. This hinges on how spouses interact and communicate, influenced by patriarchal or matrilineal views they uphold. Communication dynamics in these relationships direct family goals. This study delves into how Javanese couples nurture their bonds. Employing qualitative methods, it includes in-depth interviews and group discussions with seven couples, selected based on education, socio-economic status, marriage duration, careers, religious values, and motives. Findings show Javanese couples favor dialogue over conflict, opting for a collaborative and compromising approach. They uphold mutual trust and flexibility in financial matters ("sing longgar endi"). Family discussions during tension aim to preserve collective values. Domestic work communication highlights flexibility in task distribution. The research underscores Javanese couples' connection to unique ethics, social norms, philosophies, gender perspectives, structures, language, traditions, myths, and religion.Dinamika hubungan pasangan sangat memengaruhi kesatuan dan harmoni keluarga. Ini tergantung pada bagaimana pasangan berinteraksi dan berkomunikasi, dipengaruhi oleh pandangan patriarki atau matrilineal yang mereka anut. Dinamika komunikasi dalam hubungan ini mengarahkan tujuan keluarga. Studi ini menggali bagaimana pasangan Jawa merawat ikatan mereka. Dengan menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara mendalam dan diskusi kelompok dengan tujuh pasangan, dipilih berdasarkan pendidikan, status sosial-ekonomi, durasi pernikahan, karier, nilai agama, dan motif. Temuan menunjukkan pasangan Jawa lebih suka dialog daripada konflik, memilih pendekatan kolaboratif dan kompromi. Mereka menjunjung tinggi saling percaya dan fleksibilitas dalam urusan keuangan ("sing longgar endi"). Diskusi dalam keluarga saat ketegangan bertujuan untuk mempertahankan nilai kolektif. Komunikasi pekerjaan rumah menyoroti fleksibilitas dalam distribusi tugas. Penelitian ini menegaskan keterhubungan pasangan Jawa dengan etika unik, norma sosial, filsafat, perspektif gender, struktur, bahasa, tradisi, mitos, dan agama.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suparno, B. A., Indah, S. N., & Hasanah, K. (2024). Nurturing Togetherness: Unraveling Communication Dynamics in Javanese Family Relations between Husbands and Wives. Jurnal Pekommas, 9(1), 41–53. https://doi.org/10.56873/jpkm.v9i1.5239

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free