Abstract
ABSTRACT Tanjungpinang, one of the cities in Kepulauan Riau province in Indonesia, has been inherited with potential cultural heritage buildings. These buildings are witnesses of events from hundreds of years ago. One type of the heritage building is houses of worship such as mosques, churches and temples. The ancient house of worship is still normally visited by its believers and also becomes an alternative tourism attraction. This study aims to deal with the historicity of houses of worship and cope with the potentiality of cultural heritage becoming a heritage tourism destination. Rooting in a case study approach, this research explicates the potentiality of cultural heritage in Tanjungpinang as a heritage tourism destination. Further, a historical research method was employed to delve into the historicity of ancient houses of worship. The results indicate that the ancient house of worship in Tanjungpinang is potentially developed to be one of the heritage tourism destinations. The development of this tourism attraction is an effort of preserving cultural heritage buildings and the values therein Keywords: Cultural heritage; heritage; heritage tourism; house of worship. ABSTRAK Tanjungpinang, salah satu kota di Kepulauan Riau, Indonesia memiliki potensi bangunan cagar budaya. Bangunan-bangunan tersebut merupakan saksi dari peristiwa-peristiwa yang terjadi ratusan tahun lalu. Dari sekian banyak bangunan cagar budaya, sejumlah di antaranya adalah bangunan rumah ibadah, seperti masjid, gereja dan kelenteng. Rumah ibadah kuno tersebut masih dimanfaatkan oleh umatnya dan juga menjadi daya tarik bagi sejumlah wisatawan. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap historisitas bangunan rumah ibadah serta menganalisa potensi cagar budaya sebagai destinasi heritage tourism. Menggunakan pendekatan studi kasus, penelitian ini akan menjabarkan potensi cagar budaya di Tanjungpinang sebagai destinasi heritage tourism, sementara untuk historisitas bangunan rumah ibadah kuno akan diulas menggunakan metode penelitian sejarah. Pada dasarnya rumah ibadah kuno di Tanjungpinang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi heritage tourism. Pengembangan konsep pariwisata ini dapat menjadi salah salah satu bentuk pelestarian bangunan cagar budaya berikut nilai-nilai yang terkandung di dalamnya Kata Kunci: Cagar budaya; heritage; heritage tourism; rumah ibadah.
Cite
CITATION STYLE
Rahmat, S. (2022). WISATA KE MASA LALU: POTENSI HERITAGE TOURISM PADA RUMAH IBADAH KUNO DI TANJUNGPINANG. Khazanah, 12(1), 49–64. https://doi.org/10.15548/khazanah.v12i1.505
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.