Studi Literatur: Edible Water Bubble dari Tulang Ikan Lele dan Kulit Markisa Sebagai Bahan Baku Kemasan Air Mineral

  • Winanti D
  • Aprilia S
  • Nafsiah I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu penyumbang sampah plastik terbesar yaitu kemasan air minum. Konsumsi air minum kemasan di masyarakat sangat tinggi. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengganti plastik kemasan air minum. Salah satu caranya yaitu penggunaan kemasan berbahan dasar edible. Edible Water Bubble (EWB) yaitu lapisan tipis yang berfungsi sebagai pengemas atau pelapis minuman sekaligus dapat dimakan bersama dengan produk yang dikemas tersebut. Studi literatur ini bertujuan untuk menggali potensi tulang ikan lele dan kulit markisa sebagai sumber gelatin dalam pembuatan EWB. Metode yang digunakan dalam studi literatur ini yaitu mencari informasi yang relevan dari berbagai jurnal dan artikel serta menyebarkan kuesioner daring kepada masyarakat tentang apa yang mereka ketahui terkait EWB. Hasil studi menunjukkan bahwa limbah tulang ikan lele dan kulit markisa berpotensi menghasilkan EWB dengan kuat tarik, ketebalan, nilai persen perpanjangan elongasi yang tinggi, serta elastisitas yang baik. EWB dapat mempertahankan kualitas dan keamanan produk air mineral serta bersifat biodegradable sehingga tidak mencemari lingkungan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Winanti, D. D. T., Aprilia, S., Nafsiah, I., & Zakaria, D. (2021). Studi Literatur: Edible Water Bubble dari Tulang Ikan Lele dan Kulit Markisa Sebagai Bahan Baku Kemasan Air Mineral. Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian, 3(1), 25. https://doi.org/10.35308/jtpp.v3i1.3765

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free