Efektivitas Teknik Oral dan Teknik Modelling terhadap Keberhasilan Toilet Training pada Toddler.

  • Kartika U
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Toilet training diperlukan anak agar mampu mengontrol BAK dan BAB. Kegagalan toilet training umumnya akibat kesalahan orang tua dalam menerapkan toilet training. Teknik yang dapat diajarkan dalam toilet training meliputi teknik oral dan teknik modelling. Penelitian ini mengujii efektivitas teknik oral dan teknik modelling terhadap keberhasilan toilet training pada toddler. Rancangan quasi eksperimen dengan two group pre and post test static design diaplikasikan. Hipotesis alternatif ditetapkan model role modelling lebih efektif. Total sampel, 30 toddler, dibagi rata menjadi dua grup. Grup I diajarkan dengan teknik oral, sedangkan grup II diajarkan dengan teknik modelling. Intervensi dilakukan selama empat minggu, dicatat dalam lembar observasi. Keberhasilan sebelum dan sesudah training diuji menggunakan uji paired t-test. Hasilnya, umur responden berkisar 2,1-2,6 tahun. Tingkat pendidikan orang tua 40% SMA. Keberhasilan teknik oral 33,33%, sedangkan teknik modelling sebanyak 80%. Rata-rata peningkatan kemampuan toileting (0,4933) dan nilai t=14,929 (p=0,000) teknik modelling lebih besar dari pada rata-rata peningkatan kemampuan toileting (0,2000) dan nilai t=3,873 (p=0,002) teknik oral. Teknik modelling lebih efektif dari pada teknik oral terhadap keberhasilan toilet training pada toddler.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kartika, U. (2016). Efektivitas Teknik Oral dan Teknik Modelling terhadap Keberhasilan Toilet Training pada Toddler. Jurnal Keperawatan Soedirman, 11(1), 1. https://doi.org/10.20884/1.jks.2016.11.1.633

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free