Abstract
Pembinaan iman anak menjadi bagian penting dalam misi Gereja untuk menanamkan nilai-nilai Kristiani sejak dini, terutama di tengah tantangan era digital dan minimnya dukungan dari lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program Bina Iman Anak di Stasi Santo Thomas Rasul Purba Saribu dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kontekstual, program sesuai dengan visi dan misi Gereja serta kebutuhan spiritual anak. Dari sisi input, pembina memiliki semangat pelayanan meskipun masih terbatas dari segi pelatihan formal. Proses kegiatan berlangsung teratur dengan variasi metode yang melibatkan anak secara aktif. Dari sisi produk, terlihat adanya peningkatan pengetahuan iman dan partisipasi anak dalam kehidupan menggereja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model CIPP efektif digunakan untuk mengevaluasi program Bina Iman Anak secara komprehensif dan dapat menjadi dasar dalam pengembangan program yang lebih relevan dan berdampak bagi pertumbuhan iman anak.
Cite
CITATION STYLE
Damanik, R. A., & Lumbanbatu, J. S. (2025). Evaluasi Program Bina Iman Anak Menggunakan Model Cipp (Contect, Input, Process, Product). Jurnal Kala Nea, 6(1), 71–85. https://doi.org/10.61295/kalanea.v6i1.194
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.