Abstract
Perencana perjalanan insentif memiliki banyak peran dalam sebuah program perjalanan insentif. Mereka dapat menjadi motivator, negosiator, perancang acara, manajer risiko, dan pakar tren perjalanan insentif secara keseluruhan. Dewasa ini, perencana perjalanan insentif membutuhkan keterampilan itu dan beberapa tambahan keterampilan seperti fleksibilitas dan kreativitas untuk mengelola sebuah program perjalanan ketika industry travel diguncang oleh ekonomi global yang tidak stabil. Hal itu membuat sebuah perencana program insentif harus memiliki strategi yang baik dalam membangun sebuah program insentif travel . Tujuan penelitian ini adalah untuk digunakan sebagai tolak ukur perencana program insentif dalam membuat sebuah program perjalanan insentif dengan memperhatikan berbagai macam hal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan mengumpulkan data-data yang didapatkan melalui studi kasus program perjalanan insentif untuk pelanggan loyal PT. Telkomsel yang diselenggarakan oleh PT. Kinarya Selaras dalam praktik kerja lapangan di perusahaan dengan bidang terkait dan dengan membandingkan dengan teori yang berhubungan dengan perencanaan perjalanan wisata untuk corporate. Hasil penelitian ini berupa tahapan-tahapan yang dibutuhkan perencana program insentif untuk membuat sebuah program perjalanan insentif yang menarik dan kreatif oleh perencana sehingga perencana program insentif dapat mengembangkan program insentif travel untuk menarik minat pelanggan.
Cite
CITATION STYLE
Hidayat, R. A., & Rudatin, C. L. (2021). Tahapan Perencanaan Program Insentif Travel (Studi Kasus Program Insentif untuk Loyal Customer PT.Telkomsel). Bisnis Event, 2(8), 99–103. https://doi.org/10.32722/bev.v2i8.5444
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.