Abstract
Permasalahan lahan kritis dan lahan kurang produktif di Desa Sumberrejo, Kecamatan Tempel,Kabupaten Sleman dipilih sebagai lokasi penelitian karena berbatasan langsung dengan Sungai Krasak,yang turut mendukung fungsi Sub Daerah Aliran Sungainya. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif dan kuantitatif. Kesimpulan menunjukkan bahwa bentuk-bentuk upaya pemberdayaanmasyarakat yang dilakukan pada Program KBR ternyata mampu meningkatkan kapasitas kelompoktani pada aspek teknis, kelembagaan, administrasi serta kewirausahaan. Tingkat partisipasimasyarakat pada tahap perencanaan untuk variabel perencanaan program berada pada levelinforming dan perencanaan implementasi kegiatan pada level delegated power serta level consultationuntuk pengambilan keputusan. Pada tahap pelaksanaan, untuk mobilisasi tenaga pada level delegatedpower dan penyelesaian masalah pada level consultation. Tahap evaluasi, dengan variabel monitoringpada level partnership, dan evaluasi pada level consultation. Tingkat keberhasilan penanaman, denganrealisasi luas areal tanam dan realisasi pertumbuhan tanaman masuk kriteria berhasil. Program KBRberimplikasi terhadap peningkatan potensi kesejahteraan masyarakat.Kata kunci : pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, lahan kritis
Cite
CITATION STYLE
Wibawa, A. (2014). Pemberdayaan Masyarakat dalam Rehabilitasi Hutan dan Lahan melalui Program Kebun Bibit Rakyat di Desa Sumberrejo Kecamatan Tempel Kabupaten Sleman. JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA, 10(2), 187. https://doi.org/10.14710/pwk.v10i2.7649
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.