Historiografi Ulama Klasik dalam Tabaqat

  • Salahuddin M
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tabaqat merupakan kumpulan biografi tokoh berdasarkan pelapisan generasi. Pada mulanya penulisan tabaqat digunakan dalam hubungannya dengan kritik hadis, yakni kritik sanad, tetapi dalam perkembangannya penulisan tabaqat menjadi lebih luas, mencakup para ilmuwan yang tidak termasuk dalam katagori ilmu keagamaan Islam. Tabaqat dapat diklasifikasikan sesuai dengan masa dan keahlian masing-masing, seperti tabaqat para sahabat, muhadditsin, penguasa pemerintah, ilmuwan dan sebainya. Sedangkan periodisasinya menurut Harun Nasution dibagi menjadi tiga, yaitu periode klasik, pertengahan, dan modern. Dalam pembidangan ilmu agama, tabaqat dapat dikelompokkan menjadi mufassirin, muhadditsin, fukaha, dan sufi. Historiografi tabaqat sangat besar nilainya, karena dari sini dapat dihimpun banyak informasi penting. Dengan tabaqat, kehidupan intelektual suatu daerah atau wilayah pada suatu masa tertentu dapat terungkap. Pada masa sekarang tabaqat dapat menjadi sumber utama dalam melakukan penulisan sejarah intelektual, darinya akan terungkap motivasi intelektualitas seorang ulama, ideologinya, orientasi berfikirnya, dan hal-hal lain yang mendukungnya. Karya-karya mereka sangat berguna bagi kehidupan masa kini dan masa depan sebagai suri tauladan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Salahuddin, M. (2014). Historiografi Ulama Klasik dalam Tabaqat. KALIMAH, 12(1), 137. https://doi.org/10.21111/klm.v12i1.223

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free