Abstract
Secara empiris kunyit asam digunakan untuk mengatasi gangguan nyeri, membantu mengatasi peradangan dan juga kram saat menstruasi, namun sediaan jamu konvensional saat ini kurang diminati terutama oleh usia remaja. Sediaan effervescent kunyit asam merupakan merupakan inovasi sediaan farmasi praktis dan memiliki kelebihan memiliki rasa yang menarik untuk menutupi rasa pahit dan getir dari kunyit. Sediaan ini juga menimbulkan efek menyegarkan karena reaksi asam basa yang timbul dan menghasilkan karbon dioksida (CO2). Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi mutu fisik granul effervescent kunyit asam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan memformulasikan 3 formula granul effervescent kunyit asam dengan memvariasikan dosis asam jawa (Curcuma longa) yaitu 250 mg, 500 mg dan 750 mg. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptik, uji kadar air, uji sudut diam, uji kecepatan alir, uji waktu larut dan uji pH. Hasil penelitian menunjukan ekstrak kunyit (Curcuma longa) dan serbuk asam jawa (Tamarindus indica) dapat diformulasikan menjadi sediaan granul effervescent. Dari ketiga formula dengan berbagai macam variasi ekstrak kunyit menghasilkan uji mutu fisik yang baik. Variasi konsentrasi ekstrak kunyit tidak mempengaruhi hasil uji mutu fisik granul.
Cite
CITATION STYLE
Kautsari, F. W., & Emha, M. R. (2025). Formulasi dan uji sifat fisik granul effervescent ekstrak kunyit asam (Curcuma longa-Tamarindus indica). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 22–31. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i1.669
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.