PERAN KONFLIK PEKERJAAN-KELUARGA TERHADAP INTENSI PINDAH KERJA DENGAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI MODERATOR

  • Alimbuto S
  • Rostiana R
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Frekuensi lembur yang tinggi menimbulkan konflik pekerjaan-keluarga pada karyawan. Hal tersebut dapat memicu tingkat turnover yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah persepsi dukungan organisasi berperan sebagai moderator antara konflik pekerjaan-keluarga dan intensi pindah kerja. Subyek penelitian ini adalah karyawan PT X yang berlokasi di Tangerang dengan jumlah responden sebanyak 81 karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan Teknik analisis data menggunakan MRA (Moderated Regression Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan organisasi tidak berperan dalam memoderasi hubungan konflik pekerjaan-keluarga dengan intensi pindah kerja (R2= 0,421, p=0,166 > 0,05). Hal ini berarti bahwa persepsi dukungan organisasi tidak dapat menjadi moderator antara konflik pekerjaan-keluarga dengan intensi pindah kerja. Kata kunci: work family-conflict, perceived organizational support, turnover intention

Cite

CITATION STYLE

APA

Alimbuto, S., & Rostiana, R. (2018). PERAN KONFLIK PEKERJAAN-KELUARGA TERHADAP INTENSI PINDAH KERJA DENGAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI MODERATOR. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 1(2), 48–54. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v1i2.977

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free