Abstract
Pendahuluan: Berbagai faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2, antara lain lama menderita diabetes, obesitas, aktivitas fisik, jenis latihan jasmani, frekuensi latihan jasmani, kepatuhan diet, kepatuhan minum obat, dukungan keluarga, dan motivasi. Oleh karena itu, diabetes melitus tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan melalui 4 pilar penatalaksanaan diabetes mellitus seperti edukasi (konseling), diet, aktifitas fisik dan obat-obatan. Tujuan dari penulisan ini untuk mengidentifikasi hubungan aktivitas fisik dan kepatuhan diet dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RS Mary Cileungsi Hijau. Metode: Pada penelitian ini menggunakan metode observasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien DM tipe 2 yang menjalani rawat jalan di RS Mary Cileungsi Hijau sebanyak 250 orang pada Bulan November tahun 2022. yang telah dihitung dengan Rumus Lemeshow, yaitu menjadi 37 responden. Adapun alat pengumpulan data yaitu data primer dan observasi yang telah dimodifikasi dan diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Result: Dan hasil dari uji stastistik (chi square test) menunjukkan bahwa p value=0,000 atau p value
Cite
CITATION STYLE
Nihullohti, A., & Siti Aminah. (2023). HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KEPATUHAN DIET DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RS MARY CILEUNGSI HIJAU BULAN NOVEMBER 2022. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 9(3), 130–136. https://doi.org/10.33023/jikep.v9i3.1599
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.