Abstract
Uji toksisitas merupakan salah satu tahap pengujian farmakologi yang harus dilakukan untuk menilai keamanan penggunaan suatu obat. Penelitian uji aktivitas ekstrak etanol daun Asam jawa (Tamrindus indica L) dosis 14 mg/200gBB sebagai antihiperglikemia terhadap hewan coba memberikan hasil yang tidak berbeda signifikan terhadap aktivitas obat standar Glibenklamid sebagai Antidiabetes mellitus, sehingga penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat keamanan penggunaan dosis ekstrak etanol daun asam jawa (Tamrindus indica L) tersebut selama 30 hari terhadap kadar enzim AST, ALT, dan Kreatinin tikus (Rattus norvegicus). Pengujian toksisitas subakut ini menggunakan Hewan uji sebanyak 14 ekor dibagi 2 kelompok, tiap kelompok terdiri dari 7 ekor tikus. Kelompok I diberikan perlakuan Na CMC 0,5 % sebagai kontrol dan kelompok II diberikan perlakuan ekstrak etanol daun asam jawa dengan dosis 14 mg/200 g BB selama 30 hari. Pada hari ke-31 dilakukan pengukuran serum darah dengan parameter AST,ALT DAN kreatinin menggunakan alat humalyzer. Hasil pengujian toksisitas subakut menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun asam jawa sebagai antihiperglikemia tidak menyebabkan peningkatan enzim AST,ALT DAN kreatinin melebihi batas normal.
Cite
CITATION STYLE
Rachman, S. R., Dzulkifli, D., Suwahyuni, S., Aksa, R., Salampe, M., & Awaluddin, A. (2021). Uji Toksisitas Subakut Ekstrak Etanol Daun Asam Jawa Dosis Efektif Sebagai Antihiperglikemia Terhadap Kadar AST, ALT, dan Kreatinin Tikus (Rattus norvegicus). Jurnal Farmasi Indonesia, 18(1), 25–31. https://doi.org/10.31001/jfi.v18i1.1096
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.