SIMULASI POTENSI AIR TANAH PULAU PADANG RIAU DENGAN VISUAL MODFLOW

  • Sudinda T
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pulau Padang termasuk tipe pulau alluvium yang terbentuk di muara sungai, disusun oleh endapan sedimen dari hasil transportasi sungai. Untuk pengembangan wilayah dan otonomi daerah yang berdasarkan kepada pemanfaatan sumber daya alam, maka perlu penelitian tentang potensi air tanah untuk memenuhi kebutuhan air untuk berbagai keperluan. untuk mengetahui potensi air tanah telah dilakukan simulasi pemodelan air tanah dengan menggunakan software Modflow. Hasil simulasi pemompaan adalah berupa penurunan di sumur-sumur pemompaan yang dijadikan sumur observasi. Penurunan ini tidak mengartikan penurunan secara regional, tetapi hanya mewakili titik yang diobservasi saja. Kurva penurunan dengan berbagai skenario pemompaan telah dilakukan dengan beberapa alternatif sehingga diperoleh penurunan muka air tanah untuk akifer 1 dan akifer 2. Untuk menghindari penurunan muka airtanah hingga di bawah laut maka debit maksimum pengambilan airtanah per titik disarankan adalah 1000 m3/hari. Untuk kondisi aman maka pengambilan disarankan tidak melebihi 831 m3/hari/km2. Kata Kunci:  Potensi Air tanah, Simulasi Pemompaan, Modflow

Cite

CITATION STYLE

APA

Sudinda, T. W. (2020). SIMULASI POTENSI AIR TANAH PULAU PADANG RIAU DENGAN VISUAL MODFLOW. Jurnal Air Indonesia, 11(2). https://doi.org/10.29122/jai.v11i2.3940

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free