Abstract
Pulau Padang termasuk tipe pulau alluvium yang terbentuk di muara sungai, disusun oleh endapan sedimen dari hasil transportasi sungai. Untuk pengembangan wilayah dan otonomi daerah yang berdasarkan kepada pemanfaatan sumber daya alam, maka perlu penelitian tentang potensi air tanah untuk memenuhi kebutuhan air untuk berbagai keperluan. untuk mengetahui potensi air tanah telah dilakukan simulasi pemodelan air tanah dengan menggunakan software Modflow. Hasil simulasi pemompaan adalah berupa penurunan di sumur-sumur pemompaan yang dijadikan sumur observasi. Penurunan ini tidak mengartikan penurunan secara regional, tetapi hanya mewakili titik yang diobservasi saja. Kurva penurunan dengan berbagai skenario pemompaan telah dilakukan dengan beberapa alternatif sehingga diperoleh penurunan muka air tanah untuk akifer 1 dan akifer 2. Untuk menghindari penurunan muka airtanah hingga di bawah laut maka debit maksimum pengambilan airtanah per titik disarankan adalah 1000 m3/hari. Untuk kondisi aman maka pengambilan disarankan tidak melebihi 831 m3/hari/km2. Kata Kunci: Potensi Air tanah, Simulasi Pemompaan, Modflow
Cite
CITATION STYLE
Sudinda, T. W. (2020). SIMULASI POTENSI AIR TANAH PULAU PADANG RIAU DENGAN VISUAL MODFLOW. Jurnal Air Indonesia, 11(2). https://doi.org/10.29122/jai.v11i2.3940
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.