FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMATIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR

  • Daswati
  • Nurbiah Eka Susanty
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR didefenisikan sebagai neonatus yang lahir terlalu kecil yaitu bayi yang lahir dengan berat badan antara 500-<2500 gr. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kematian bayi berat lahir rendah di RSUD Labuang Baji Makassar. Metode penelitian ini menggunakan observasi analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi berat lahir rendah (BBLR) yang dirawat di RSUD Labuang Baji Makassar tahun 2013-2015. Sampel dalam penelitian ini adalah semua bayi berat lahir rendah yang meninggal di RSUD Labuang Baji Makassar tahun 2013-2015. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Ada hubungan yang signifikan antara asfiksia, infeksi/sepsis, hipoglikemia, hiperbilirubinemia, hipotermia, Respiratory Distress Syndrom (RDS) terhadap kejadian kematian BBLR. Perlunya upaya deteksi dini komplikasi yang mungkin terjadi pada bayi dengan BBLR. Penanganan yang tepat dan cepat, termasuk sistem rujukan bayi dengan BBLR.

Cite

CITATION STYLE

APA

Daswati, & Nurbiah Eka Susanty. (2021). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMATIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR. JURNAL ANTARA KEBIDANAN, 4(1), 9–20. https://doi.org/10.37063/ak.v4i1.514

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free